Pengujian Keausan Kerikil dengan Mesin Los Angeles

A.   Pendahuluan

Pengujian ini dimaksudkan untuk mengetahui tingkat ketahanan aus kerikil/batu pecah dengan menggunakan alat mesin Los Angeles. Pengujian ketahanan aus kerikil dengan cara ini memberikan gambaran yang berhubungan dengan kekerasan dan kekuatan kerikil, serta kemungkinan terjadinya pecah butir-butir kerikil selama penumpukan, pemindahan maupun selama pengangkutan. Kekerasan kerikil berhubungan pula dengan kekuatan beton yang dibuat. Nilai yang diperoleh dari hasil pengujian ketahanan aus ini berupa prosentase antara berat bagian yang halus (lewat lubang ayakan 2 mm) setelah pengujian dan berat semula sebelum pengujian. Makin banyak yang aus makin kurang tahan keausannya. Pada umumnya kerikil disyaratkan bagian yang aus/hancur tidak lebih dari 10% setelah diputar 10 kali, dan tidak boleh lebih dari 40% setelah diputar 100 kali.

B.   Tujuan

Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui tingkat ketahanan aus kerikil/batu pecah yang berhubungan dengan kekerasan dan kekuatan.

C.   Benda Uji

Benda uji berupa kerikil dengan gradasi sesuai tabel 19.1 dan jumlah bola sesuai tabel 19.2

Tabel 19.1 Berat dan gradasi benda uji

Lubang ayakan (mm)

Berta benda uji (gr)

Lewat

Tertinggal

Gradasi A

Gradasi B

Gradasi C

38.10

25.40

19.05

12.07

9.51

6.35

25.40

19.05

12.70

9.51

6.35

4.75

1.250

1.250

1.250

1.250

….

….

….

….

2.500

2.500

….

….

….

….

….

….

2.500

2.500

Jumlah berat benda uji

5.000

5.000

5.000

Tabel 19.2 Jumlah dan berat bola baja

Gradasi

Jumlah bola

Berat semua bola (gr)

A

B

C

11

11

11

5000

5000

5000

D.   Alat

  1. Mesin Los Angeles.
  2. Ayakan no. 12 (lubang 2 mm) dan ayakan lain dengan lubang 38.1 mm, 25.4 mm, 19.05 mm, 12.7 mm, 9.51 mm, 6.36 mm, 4.75 mm, 2.36 mm.
  3. Timbangan dengan ketelitian 5 gr.
  4. Bola baja dengan diameter rata-rata 4.68 cm dan berat masing-masing antara 390 gr sampai 445 gr.
  5. Tungku pengering (oven) yang dapat memanasi sampai pada temperatur 105oC

E.   Pelaksanaan

  1. Benda uji ditimbang sesuai tabel 17.1.
  2. Kerikil/batu pecah dimasukkan ke dalam mesin Los Angeles
  3. Bola baja dimasukkan ke dalam mesin Los Angeles dengan jumlah sesuai tabel 17.2.
  4. Mesin diputar dengan kecepatan 30 sampai 33 rpm sebanyak 100 kali.
  5. Bola baja dikeluarkan dari mesin Los Angeles.
  6. Benda uji dikeluarkan dari mesin Los Angeles, kemudian diayak memakai ayakan no. 12.
  7. Kerikil yang tertinggal ditimbang di atas ayakan no 12.
  8. Bola baja dan kerikil yang tertinggal di atas ayakan no 12 dimasukkan kembali ke dalam mesin Los Angeles.
  9. Mesin Los Angeles diputar sebanyak 400 kali (jadi dengan putaran pertama berjumlah 500 kali).
  10. Kembali ke langkah e, f, dan g.

Download selengkapnya DISINI!

Baca artikel lainnya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s