Uji Kelekatan Agregat terhadap Aspal

A.     MAKSUD DAN TUJUAN

Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk menentukan kelekatan agregate terhadap aspal. Kelekatan agregat  terhadap aspal ialah prosentase luas permukaan batuan yang tertutup aspal terhadap keseluruhan luas permukaan.

 B.     BENDA UJI

  1. Benda uji adalah agregat yang lewat saringan 9.5 mm (3/8 “) dan tertahan pada saringan 6.3 mm (1/4 “) sebanyak kira-kira 100 gram.
  2. Aspal AC 60/70 produksi PERTAMINA.
  3. Untuk pelapisan agregate basah perlu ditentukan berat jenis kering  permukaan jenuh (SSD) dan penyerapan dari agregat kasar.

PB – 0202-76/

C.     PERALATAN

  1. Wadah untuk mengaduk, kapasitas minimal 500 ml.
  2. Timbangan dengan kapasitas 200 gram, ketelitian 0.1 gram
  3. Pisau pengaduk baja  (spatula) lebar 25 mm, panjang 100 mm.
  4. Tabung gelas kimia (beker) kapasitas 600 ml
  5. Oven yang dilengkapi dengan pengatur suhu untuk memanasi sampai (150 ± 1oC)
  6. Saringan 6.3 mm (1/4 “) dan 9.5 mm (3/8 “)
  7. Termometer logam ± 200oC
  8. Air suling dengan pH 6.0 – 7.0

 D.     PELAKSANAAN

  1. Untuk pelapisan agregate kering dengan aspal dingin (cut back)dan ter.
    1. Ambil 100 gram benda uji, masukan kedalam wadah isilah aspal sebanyak 5.5 ± 0.2 gram yang telah dipanaskan sampai pada suhu yang diperlukan (table 1). Aduklah aspal dan benda uji sampai rata dengan spatula selama 2 menit.
    2. Masukan adukan beserta wadahnya kedalam oven pada suhu 60oC selama 2 jam, selama proses ini lobang angin pada oven harus dibuka.
    3. Setelah dingin 2 jam keluarkan adukan beserta wadahnya dari oven dan diaduk sampai dingin (suhu ruang)
    4. Pindahkan adukan tersebut kedalam tabung gelas kimia, isilah air suling sebanyak 400 ml dan diamkan tabung berisi adukan pada suhu ruang, selama 16 – 18 jam.
    5. Ambil selaput aspal yang mengembang dipermukaan air dengan tidak menggangu agregate didalam tabung. Terangi benda uji dengan lampu (75 watt) yang dipakai kap, atur tempat lampu sehingga tidak menyilaukan akibat pantulan cahaya dari permukaan air.
    6. Dengan melihat dari atas menembus air, perkirakan persentase luas permukaan yang masih terselaput aspal. Lebih dari 95% atau kurang, permukaan yang kecoklatan atau buram dianggap terselaputi  penuh
  2. Untuk pelapisan agregat kering dengan aspal emulsi (RS,MS,SS).
    1. Ambil seratus gram benda uji, masukan kedalam wadah dan isikan 80 ± 0.2 gram aspal emulsi pada suhu ruang tanpa diaduk. Kemudian masukan kedalam oven pada suhu ruang tanpa diaduk. Kemudian masukan kedalam oven pada suhu 135oC selama 5 menit. Keluarkan dari oven, aduk sampai merata sehingga benda uji terlapis aspal.
    2. Kemudian lakukan seperti pada 4.a.ii tetapi pada suhu 135 oC.
    3. Selanjutnya lakukan seperti pada 4.a.iii dan 4.a.iv.

Download selangkapnya DISINI!
Baca artikel lainnya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s