Merantau Salah Tujuan

Pernah nonton film merantau? itu lo, yang dibintangi Uda Iko Uwais. (Uda = Abang, Penulis).

Baiklah, sebelumnya akan saya jelaskan dulu apa arti kata merantau.

menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Merantau artinya:

  1. berlayar (mencari penghidupan) di sepanjang rantau (dr satu sungai ke sungai lain dsb);
  2. pergi ke pantai (pesisir); pergi ke negeri lain (untuk mencari penghidupan, ilmu, dsb);

sumber: http://www.artikata.com/arti-375213-merantau.html

Menjadi mahasiswa di negeri orang, juga merupakan merantau. Sebagai mahasiswa, kita merantau mencari Ilmu. Terkadang bukan hanya ilmu yang didapat, kalau beruntung, bisa dapat jodoh juga.

Film Merantau
Film Merantau. Dibintangi Iko Uwais
sumber gambar: http://detrie.wordpress.com/2010/03/23/thumbs-up-buat-film-indonesia-merantau/merantau/

Berikut ini dialog antara Yuda dengan Erik dalam perjalanan menuju Jakarta:

“Untuk apo kamu ke Jakarta? Mau cari karjo?” tanya Erik.
“Awak nak merantau,” jawab Yuda.
“Merantau? Itu awak dulu…,” tanya Erik.
“Oya?”
“Ya dulu…,” ujar Erik sambil menghisap rokoknya.
“Uda kerja apo di Jakarta?”
“Sekarang awak kerja di mana saja, kemano kaki bisa membawa. Di Jakarta rencanamu apa? Tanya Erik.
“Awak berharap untuk bisa ngajar sile..,” jawab Yuda sambil tersenyum.
“Sile… heh..maaf, bukan maksud awak rendahkan kamu, melihatmu seperti melihat awak di masa dulu, lima belas tahun lalu”
“Uda bisa sile juga…?”
“Yah… kalau kepepet awak ingat”
“Bagaimana cerita uda dulu awal uda merantau ke Jakarta?”
“Gini saran awak, kamu belajarlah dari kegagalan awak. Kamu sadarkan kepalamu itu dari mimpi-mimpi belaka. Karena hidup tidak cukup dengan hanya ngajar sile. Percayo sama awak, awak lah pernah mencobanyo. Saran awak, sebaiknya kamu pergunakan kepandaianmu itu untuk hal lain dan carilah duit di tempat yang berbeda. Di perantauan ini tidak seperti di kelas waktu kamu sekolah nyo. Tidak ado yang mudah dibeli,” tutur Erik. http://hiburan.kompasiana.com/gosip/2010/03/22/review-film-merantau/

Mengapa Film Merantau Iko Uwais tidak boleh ditiru?
Di awal cerita, dia pergi merantau dengan maksud mencari pekerjaan, menjadi guru silat. Tapi ujung-ujungnya dia mati di negeri orang gara-gara wanita.
Bayangkan, Anda pergi kuliah jauh dari keluarga, dan tiba-tiba mati gara-gara wanita. Apa gak gila orangtua-mu? Belum lagi apa kata orang-orang di kampung.
Sebaiknya, kita merantau ke negeri orang dan pulang dengan keberhasilan (Happy Ending). Aaamiiiinnn.
Jadi, sebelum merantau, pikirkan dulu baik-baik niat merantau kita.

4 thoughts on “Merantau Salah Tujuan

  1. Artikel anda cukup berani, tapi kurang analisa. Saya tidak yakin jika anda benar benar memahami apa yang anda amati. Dari penulisan saja anda masih belepotan.

    #1. Yang anda tulis: “menurut bahasa, Merantau artinya:”
    Maksud anda “bahasa” bahasa apa? Apa anda mengacu pada “bahasa indonesia” yang menurut istilah bule adalah “bahasa”. Ini adalah kesalahan umum yang sangat mendasar, jika anda bangga dengan tatanan bahasa indonesia, gunakanlah istilah “bahasa Indonesia” jangan “bahasa”.

    #2. Yang anda tulis: “kalau beruntung, bisa dapat jodoh juga. wkwkw” bagian terakhir “wkwkw”, mungkin anda ingin mengekspresikan opini anda yang menurut anda lucu, dengan bahasa sms atau bahasa komen FB, tapi sayangnya tidak akan membuat anda terlihat pintar ataupun lucu. Seharusnya anda sadar ketika anda menggunakan bahasa sms atau komen FB untuk menulis blog, hanya akan membuat anda terlihat bodoh, apalagi blog anda membawa nama universitas.

    #3. Anda menelan mentah mentah dialog di film tersebut, apakah anda memahami keberagaman etnis dan suku di Indonesia? Saya kira tidak.

    #4. Yang anda tulis: “Yang benar saja Anda mau seperti dia. Di awal cerita, dia pergi merantau dengan maksud mencari pekerjaan, menjadi guru silat. Tapi ujung-ujungnya dia mati. Matinya demi wanita lagi.” Tidak satu orangpun di kehidupan nyata ingin bernasib seperti pemeran utama film Merantau, tetapi ada kebenaran lain diluar sana yaitu orang orang yang kurang beruntung, walaupun tidak se-dramatis pemeran utama film Merantau. Kalau anda tidak memahami point terakhir ini, maka anda harus mulai bergaul dengan banyak kalangan daripada terus duduk didepan monitor, chatting dengan para wanita di FB yang belum tentu suka pada anda dan me-“like” status FB wanita cantik yang anda kira suka pada anda, sambil menunggu uang kiriman dari orang tua.

    Like

    • Hendri, mohon maaf sebelumnya kalau ternyata artikel saya ini sangat jauh dari kesempurnaan, bahkan cacat. Memang benar kata Anda, saya menulis seenaknya saja (dangkal) dan tidak mengkaji lebih dalam lagi.
      Tulisan ini tidak bermaksud apa-apa, cuma guyonan saja. Jangan terlalu diambil pusing.
      Terimakasih sudah mengkritik saya, lain kali saya akan lebih berhati-hati dalam membuat artikel.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s