IPK 3.03 tetapi Bisa Sukses

Menjadi mahasiswa itu adalah nasib, dan menjadi mahasiswa yang jujur itu adalah pilihan. Terkadang mahasiswa dihadapkan kepada pilihan yang sulit ketika harus mengejar IPK tinggi tetapi dengan otak yang pas-pasan. Bukannya mempergiat belajar, mereka malah sibuk mempersiapkan jalan-jalan pintas untuk mendongkrak IPK.

IPK
IPK
sumber gambar: ganaspati.com

Misalnya ketika ujian semester bergulir, banyak mahasiswa yang mempersiapkan contekan-contekan untuk ujian. Padahal tidakan itu jelas-jelas dilarang oleh peraturan ujian.

Agama manapun juga melarang seseorang untuk berbuat curang. Terkecuali mahasiswa itu Atheis, bolehlah.

Kejujuran adalah segala-galanya. Dengan bersikap jujur, kita akan senantiasa bersyukur dengan IPK yang kita dapatkan. Karena, kita puas dengan hasil jerih payah kita sendiri.

Kebohongan, untuk menutupinya, akan ada kebohongan-kebohongan lain. Begitu seterusnya. Awalnya mungkin manis, tetapi ingatlah film India, dimana kebenaran yang akan selalu menang pada akhirnya.

Celakanya, sudahlah berbuat curang pada waktu ujian, IPK-nya juga masih pas-pasan. Sudah dapat dosa, susah pula dapat kerja.

Pak Mario pernah bilang mengatakan bahwa; “Jangan menggunakan cara-cara buruk untuk mendapatkan kebaikan”.

Artikel ini sengaja dibuat untuk mengingatkan penulis sendiri.

Baca artikel lainnya…

13 thoughts on “IPK 3.03 tetapi Bisa Sukses

    • Gak juga git. Kalau mau jadi karyawan mungkin iya, karena buat seleksi pertamanya butuh ipk, tapi kalo mau jadi entrepreneur, gak penting ipk. Ipk bagi saya hanya untuk kebanggaan saja. Wkwkw, biar enak ditanya orang.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s