Enakan Kerja Di Konsultan atau Kontraktor?

Bagi para lulusan teknik, khususnya teknik sipil, dunia konsultan dan kontraktor tidaklah asing.

Konsultan di dunia teknik sipil terdiri dari 2 jenis:

  1. Konsultan Perencana
  2. Konsultan Pengawas

Misalnya pada proyek pembangunan gedung, Konsultan perencana bertugas merencanakan arsitektur, struktur, mekanikan elektrikal, lanscape, rencana anggaran biaya (RAB) serta dokumen-dokumen pelengkap lainnya. Konsultan perencana mendapatkan proyek melalui proses lelang yang diadakan panitia lelang konstruksi.

Proyek Konstruksi, konsultan dan kontraktor
Proyek Konstruksi

Sedangkan konsultan pengawas merupakan orang/instansi yang menjadi wakil pemilik proyek di lapangan. Mereka mengawasi setiap pembangunan di lapangan. Mulai dari pengawasan mutu (Quality Control) dan kuantitas. Konsultan pengawas juga membuat laporan harian, mingguan dan bulanan, serta melakukan koordinasi/rapat dengan kontraktor.

Dan kontraktor adalah pihak yang melaksanakan pembangunan fisik bangunannya. Kontraktor harus bertindak sesuai dengan perencanaan. Kontraktor juga mendapatkan proyek dari proses lelang setelah konsultan perencana terpilih.

Ketiga unsur tadi haruslah bersinergi agar proyek berjalan dengan lancar. Mereka harus mengerti hak dan kewajiban masing-masing.

Menurut yang saya dengar dari teman-teman yang sudah bekerja, salary bekerja di kontaktor jauh lebih besar daripada di konsultan karena tanggung jawab dan beban kerjanya juga lebih besar. Konsultan biasanya bekerja dari hari senin s/d jumat, sedangkan kontraktor bekerja 7 hari dalam seminggu. Terkadang harus sering lembur agar proyek cepat selesai sehingga kontraktor untung banyak.

Jadi kesimpulannya, enakan kerja di mana? KONSULTAN atau KONTRAKTOR?

Silakan lihat artikel lainnya…

58 thoughts on “Enakan Kerja Di Konsultan atau Kontraktor?

  1. kontraktor >> nomaden, kerja 24H 7D, jadi pelayan konsultan pengawas, owner, pekerjaan teknis n terapan

    sub kontraktor >> pekerjaan lebih simpel dan fokus, kalo sub kon bonafid bisa enak banget tapi kalo abal2 ya paling ngeness

    konsultan pengawas >> nomaden, kerja 24H 7D, jadi pelayan owner, pekerjaan teknis n terapan

    konsultan perencana >> lokasi kerja cenderung tetap sekali2 ke lapangan, mumet rumus2, jadi pelayan owner, pekerjaan teknis teoritis sekali

    owner >> bisa berperan jadi birokrat, konsultan perencana, konsultan pengawas n kontraktor tapi pekerjaan lebih ke manajemen birokrasi dan permasalahan sosial. “biasanya” jadi bos di lapangan.

    Like

  2. Konsultan masih ada satu lagi yaitu konsultan MK (Manajemen Konstruksi).
    Keputusan Enak mana konsultan apa kontraktor biasanya diambil berdasarkan apa pekerjaan org tersebut sekarang, kalau org tersebut kerja di konsultan pasti bilangnya konsultan karena dia blm merasakan enaknya jadi Project Manager dikontraktor BUMN yang mengelola duit ratusan milyar, kebayang gak kalau kita dapat 1% dari nilai tersebut. Tetapi kalau mau hidup tenang deket dengen keluarga tetep enakkan konsultan. Tergantung apa yg dicari dahulu materi apa kenyamanan, kalau di kontraktor bisa kedua2nya tetapi kalau di konsultan hanya nyaman nya saja.

    * Cerita ini dikutip berdasarkan pengalaman melihat kehidupan konsultan ternama dan kontraktor BUMN ternama disuatu Mega Proyek.

    Liked by 1 person

  3. Permisi gan, saya baru lulus, saya di terima kerja konsultan lapangan di jakarta dengan gaji 3,5 dapat fasilitas mess dan makan siang malam. Apakasih itu standart atau kekecilan? Terimakasih gan

    Like

    • Rian, menurut saya itu sudah bagus untuk fresh graduate. Nanti seiring bertambahnya pengalaman kamu, kamu bisa meningkatkan bargaining position. Untuk pertama-pertama tidak apalah banting harga. Hihihi

      Like

  4. Kak mau minta saran nih. Pgnnya tanya lewat email kakak. Tapi aku gaktau email kakak. Aku masih SMK nih. Belum lulus. Masih laama. Tp aku persiapan buat masuk PTN yg fakultasnya sesuai sama passionku. Dan aku kyknya smngat bgt buat masuk teknik sipil. Tp aku ragu nih kira2 bisa gak ya? Soalnya aku SMK jurusan keperawatan. Aku kurang motivasi kak😦

    Like

  5. Menurut saya sih lebih enak di konsultan perencana dibandingkan kontraktor. Di kontraktor kerja 24H 7D dimana gabisa menikmati apa itu hidup haha. Sedangkan di perencana kerja senin – jumat meskipun sering lembur juga ngejar target tapi sabtu minggu libur dan tanggal2 merah pun libur.
    Masalah gaji, lebih besar di kontraktor, apalagi kalau proyek untung, wah bisa2 dapet 10 kali gaji dah di akhir proyek. Tetapi hidup ini ga melulu masalah uang

    Like

  6. Skarang sya kerja di kontraktor interior, ada plus minusnya sendiri sih. Minusnya kyak kerja 7h lmbur trus, dunia seperti didalam gedung aja. Stress pula. Plusnya kita dpet ilmu bukan melulu tntang pkerjaan tapi jga ilmu komunikasi, problem solving,dsb

    Like

  7. Mas, bukannya yang mengurus RAB dan QC itu bagian kontraktor ?
    karena setau saya di kontraktor ada bagian yang mengurus QC dan RAB (estimator/Quantity Surveyor)

    Like

    • Hanssen, kontraktor juga punya. Perencana juga punya. Jadi hitungan mereka akan dicocokkan di lapangan. RAB hasil hitungan perencana digunakan untuk pengajuan tender. Dan QS kontraktor ngitung RAB untuk mengajukan ikut tender. Harga perencana tidak diketahui oleh kontraktor.

      Like

  8. Sya kerja konsultan sbg supervisor, kebetulan kontraktor minta buatkan laporan, back up data cco, shop drawing, as built drawing. ketentuan acuan biaya 1% trdpt dmn? apa di penawaran lelang? Di rab gak ada biaya utk pembuatan laporan. Mohon pencerahan

    Like

  9. kak, rencanany stelah lulus saya mau lanjut s2,tpi sbelumnya saya mau kerja dlu setahun..bisa gk dlm kurun waktu segitu saya mencoba keduany? klw bisa apa saya harus pindah” perusahaan?

    Like

  10. Ka aku amu nanya nih hehe, aku smk nta ngambil jutusan bangunan nah di smk aku perempuan iyu suruhfokus di gambar nya, aku sekarang klas 3 smk tahun depan lulus, kira kira kalo aku jurusan gambar bangunan itu lebih masuknya lagi kmna ya ka? Kontraktor apa konsultan? Makasih banyak sebelumnya ka

    Like

  11. Konsultan atau Kontraktor ?? Semua juga ada jobdesk nya masing masing…. Di konsultan perencana juga dibutuhkan kemampuan yang tidak mudah.

    Karena menurut saya sebelum anda pergi ke lapangan anda harus tau dulu soal perencanaan secara mendetail.

    Like

  12. saya sudah alami kerja di kontraktor dan konsultan perencana maupun pengawas keduanya mulai dari yg perusahan abal2 sampai yg profesional, kalo menurut saya mending di konsultan biar sedikit hasilnya bisa cari tambahan atau keeja sampingan dan waktu luang bersama keluarga selalu ada,kalo di kontraktor boleh aja tapi kalo bisa borong sendiri biar capek dan lelah pekerjaan itu milik sendiri ?

    Like

  13. mas mau tanya, tolong jawab sangat penting, kenapa uji titik lembek aspal pengamatannya kok dimaulai dari 5 derajat celcius, knp tidak dimuali dari 10 apa 30? apa 15? intinya knp kok dimulai 5 derajat celcius?

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s