10 Tips Memilih Foto yang Menjual untuk Resume Anda

Konfusius (seorang filsuf) pernah mengatakan bahwa ” satu gambar seribu makna”

Anda boleh saja mempunyai IPK yang bagus, pengalaman organisasi yang mentereng, dan berbagai macam prestasi lainnya, tapi kalau foto yang tidak menjual Anda pasang di resume, mungkin rekruiter langsung melewatkannya.

Lalu, foto resume seperti apa yang baik?

Silakan lihat 10 tips memilih foto yang menjual untuk resume berikut:

1. Pilih foto yang menggambarkan wajah asli Anda

pitung-jiih3 Ini adalah alasan mengapa perusahaan yang mencari pekerja selalu menyarankan agar Anda memberikan foto terbaru.

Jika Anda berfoto, usahakan jangan terlalu banyak mengedit foto asli Anda.

Jika wajah Anda (maaf) penuh jurang bekas jerawat bersemayam, tidak perlulah di foto dibuat mulus dengan editan sadis.

Jika wajah Anda ada kumis dan jenggot, maka berfotolah apa adanya. Jangan takut dikira teroris, karena teroris sekarang tidak berjenggot.

Anda tidak mau membuat recruiter kaget, bukan?

Sebaiknya tampil apa adanya dengan wajah Anda. Cukup edit dengan menambah warna dan kecerahan.

2. Pastikan foto tersebut berisi wajah Anda

z2Maksudnya adalah foto tersebut adalah foto close-up, foto wajah dari jarak dekat.

Tentu saja foto saat Anda duduk di tepi pantai dari kejauhan tidak berlaku untuk resume. Anda sedang “menjual diri” Anda, bukan menjual pemandangan pantai.

Apalagi foto beramai-ramai, tentunya akan membuat recruiter bingung foto Anda yang mana. Bingung berarti lewat.

Foto close-up bukan berarti foto selfie ya! karena kalau selfie itu ada sedikit unsur alay-nya.

3. Usahakan ekspresinya semenarik mungkin

Senyum-Tulus

“Senyum adalah sedekah”

Apa hubungannya dengan foto?

Sebaiknya ekspresi wajah Anda ketika di foto adalah tersenyum. Dengan begitu, orang yang pertama kali melihat foto Anda akan ketularan bahagia.

Keluarkan senyum terbaik yang pernah Anda miliki. Senyum yang palsu akan terlihat meskipun Anda bersusah payah menyembunyikannya.

Pikirkan saat-saat yang paling bahagia dalam hidup Anda ketika Anda sedang berfoto, maka itulah senyum yang terbaik.

4. Pakaian formal tidak terlalu penting

men_formal_1_6_zoom_480Sekarang ini banyak pekerjaan yang tidak menuntut karyawan berpakaian formal. Namun bukan berarti Anda bisa menggunakan pakaian seenaknya.

Usahakan tetap berpakaian rapi, karena penilaian pertama recruiter adalah dari penampilan Anda.

Sesuaikan setelan yang Anda kenakan dengan jenis pekerjaan yang akan Anda lamar.

Jika pekerjaan yang akan Anda lamar di bagian pemerintahan, ikuti aturan mereka. Namun jika Anda melamar untuk pekerjaan kreatif, foto dengan setelan santai lebih disukai.

Pepatah lama mengatakan:

“Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah Anda” Minyak wangi Cap Kapak

5. Latar belakang foto yang netral

menghindari-background-jelek-dengan-membuat-backdrop-sendiriSebaiknya memilih latar belakang foto yang netral. Jangan sampai warna latar belakang lebih menarik dan mencolok ketimbang wajah Anda. Agar recruiter tidak teralihkan dengan wallpaper yang baru Anda pasang seminggu yang lalu.

Recruiter akan menelpon Anda untuk wawancara satu pertanyaan,

“Pesan wallpapernya di mana?”

Itulah 5 tips memilih foto yang menjual untuk resume Anda.

Dengan mengikuti tips-tips di atas belum tentu juga Anda akan diterima sebuah pekerjaan, apalagi tidak Anda ikuti.

Loh kok cuma lima? Judulnya bilang ada sepuluh.

Kalau lima saja sudah cukup, kenapa harus sepuluh? Wassalam

Silakan dishare jika bermanfaat dan kunjungi artikel lainnya…

2 thoughts on “10 Tips Memilih Foto yang Menjual untuk Resume Anda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s