10 Macam Praktikum Teknik Sipil, Mana yang paling penting?

Teori tanpa praktek adalah omong kosong. Dan anggaplah omong kosong itu bulshit. ^_^

praktikum teknik sipilKebayang gak setiap hari kuliah hnaya di dalam ruangan, melihat dosen, melihat presentasi dosen yang gak berubah dari tahun ke tahun, melihat papan tulis? Menurut saya itu kurang variasi dan membosankan.

Kucing saja tidak mau makan ikan setiap hari, bukan?

Bersyukurlah bagi anda yang kuliah di jurusan teknik sipil. Selain mendapatkan kuliah teori, anda juga merasakan praktikumnya. Artinya bukan omdo, alias omong doang.

Seperti yang sama-sama kita ketahui:

Begitu banyak teori diperkuliahan yang tidak bisa dipraktekkan di kehidupan nyata.

Berikut adalah 10 Macam Praktikum Di Jurusan Teknik Sipil yang Perlu Anda ketahui: (mana yang paling penting menurut anda?)

1. Praktikum bahan bangunan

  • Alat-alat yang anda ketahui setelah melakukan praktikum bahan bangunan:

Di praktikum ini anda mengenal alat-alat seperti: Cawan, Sendok semen, Mesin los angeles, Mesin kuat tekan beton, Molen pengaduk semen, Mesin kuat tarik baja, cetakan beton, mesin kuat tekan dan/ lentur kayu, Gergaji, timbangan, kaliper, tungku pengering, ayakan agregat, cangkul, sekop,  dll

  • Material yang anda ketahui setelah melakukan praktikum bahan bangunan:

Ini adalah praktikum yang menjadi dasar dalam pengenalan bahan-bahan bangunan. Di praktikum bahan bangunan ini, anda akan belajar mengenai: kayu, pasir, kerikil, semen, baja, beton, batu bata, mortar, dll.

  • Ilmu yang anda dapat setelah melakukan praktikum bahan bangunan:

Di praktikum bahan bangunan ini anda mempelajari:

  1. Pemeriksaan berat jenis dan kadar air kayu
  2. Pemeriksaan kandungan lumpur dalam pasir
  3. Pemeriksaan zat organis dalam pasir
  4. Pemeriksaan modulus halus pasir
  5. Pemeriksaan diamater pengenal baja tulangan
  6. Pemeriksaan modulus halus kerikil
  7. Pemeriksaan lumpur dalam pasir
  8. Pemeriksaan berat satuan agregat
  9. Pemeriksaan SSD pasir
  10. Berat jenis pasir
  11. Kadar garam bata merah
  12. Pemeriksaan uji kuat tekan bata + mortar
  13. Cara pengadukan beton
  14. Pemeriksaan nilai Slump beton segar
  15. Pengujian keausan kerikil dengan mesin Los Angeles
  16. Percobaan pembuatan silinder beton untuk benda uji tekan
  17. Pengujian kuat tekan kayu
  18. Pengujian kuat lentur kayu
  19. Pengujian kuat tekan silinder beton
  20. Pengujian tarik baja

2. Praktikum ilmu ukur tanah

  • Alat-alat yang anda ketahui setelah melakukan praktikum ilmu ukur tanah:

Dari praktikum ilmu ukur tanah, anda belajar cara menggunakan alat-alat ukur tanah seperti meteran, waterpas/alat sipat datar, yalon, rambu ukur, theodolith, dan unting-unting.

  • Ilmu yang anda dapat setelah melakukan praktikum ilmu ukur tanah:

Alat-alat tersebut digunakan untuk mengukur dan memetakan sebuah wilayah, membuat kontur, menghitung luasan, mengukur jarak, dsb. Pembuatan titik-titik poligon pada areal yang telah ditentukan, untuk waterpass maupun theodolith.

3. Praktikum struktur kayu

Entah sekarang masih ada atau tidak, tapi dulu saya merasakannya. Praktikum struktur kayu saya rasa cukup penting karena sampai sekarang kayu masih tetap digunakan karena estetika dan seninya tidak bisa digantikan oleh baja.

  • Alat-alat yang anda ketahui setelah melakukan praktikum struktur kayu:

Dari praktikum ini Anda belajar mengenai alat-alat pertukangan kayu diantaranya: gergaji kayu, palu karet, martil, ketam, gergaji mesin, bor mesin, pahat, kampak, dll.

  • Ilmu yang anda dapat setelah melakukan praktikum struktur kayu:

Di praktikum ini anda mengenal dan belajar cara membuat sambungan-sambungan kayu. Diantaranya adalah sambungan bibir lurus, sambungan bibir lurus berkait, sambungan bibir miring, sambungan bibir miring berkait, sambungan pasak, sambungan ekor burung, dll

Cara mengetam/menghaluskan permukaan kayu, cara melobangi kayu, cara membuat alur pada kayu, cara memotong kayu dengan mesin, dll.

Hasil akhir dari praktikum ini adalah anda akan tahu cara membuat kusen pintu, kusen jendela, dan perabotan dari kayu lainnya.

4. Praktikum struktur baja

Di praktikum bahan bangunan di atas anda sudah mengenal mengenai material baja, baik itu baja untuk tulangan beton maupun baja profil.

Dan sebaiknya urutannya memang begitu, praktikum bahan bangunan diberikan di awal-awal semester baru kemudian di semester berikutnya lebih fokus kepada pendalaman materi.

  • Alat-alat yang anda ketahui setelah melakukan praktikum struktur baja:

Alat-alatnya adalah bor mesin, gerinda mesin, mesin lipat plat, penitik, martil, alat-alat las, gergaji besi, dll.

  • Ilmu yang anda dapat setelah melakukan praktikum struktur baja:

Nah, di praktikum struktur baja tulangan ini, anda belajar cara membuat penulangan balok, penulangan kolom, membuat sengkang/begel, dan merakitnya.

Kalau untuk baja profil, anda mempraktekkan cara memotong baja, melubangi baja, dan merangkai sambungan-sambungan baja.

Praktikum pamungkasnya adalah erection struktur baja.

5. Praktikum mekanika tanah

Manusia berasal dari tanah dan akan kembali ke tanah, oleh karena itu kita wajib mempelajari asal usul kita ini.

Ini adalah salah satu praktikum yang paling membekas dalam hidup saya dan hidup sebagian besar mahasiswa diploma teknik sipil Universitas Gadjah Mada, bagaimana tidak, laporan praktikum setebal satu rim kami tulis tangan.

  • Alat-alat yang anda ketahui setelah melakukan praktikum mekanika tanah:

Diantara alat-alat untuk praktikum mekanika tanah adalah cawan, oven, tabung erlenmeyer, alat dinamic cone penetrometer (DCP), alat tes sondir, alat penguji kuat tekan tanah, alat penguji kuat geser tanah, alat penguji triaksial tanah, dll.

  • Ilmu yang anda dapat setelah melakukan praktikum mekanika tanah:

Di praktikum mekanika tanah anda mempelajari:

  1. Pengujian Kadar air tanah
  2. Pengujian berat jenis tanah
  3. Pengujian batas cair tanah
  4. Pengujian batas palstis dan indek plastisitas tanah
  5. Pengujian tekan bebas tanah
  6. Pengujian batas susut tanah
  7. Pengujian ukuran butiran tanah
  8. Pengujian analisa saringan
  9. Pengujian teknik pemadatan tanah
  10. Pengujian California bearing ratio (CBR)
  11. Pengujian geser langsung
  12. Pengujian konsolidasi
  13. Pengujian triaksial
  14. Pengujian sand cone
  15. Pengujian Speedy
  16. Pengujian Dinamic cone penetrometer (DCP)
  17. Pengujian hand bore/bor tangan
  18. Pengujian sondir

6. Praktikum konstruksi jalan raya

  • Alat-alat yang anda ketahui setelah melakukan praktikum konstruksi jalan raya:

Alat-alat praktikum konstruksi jalan raya diantaranya adalah:

  1. Stone crusher,
  2. Sample splitter,
  3. Skid resistance tester,
  4. Mini texture meter,
  5. Core drill,
  6. Pengecekan kerataan permukaan dengan Benkelman beam,
  7. Dinamic cone penetrometer (DCP),
  8. Impact test,
  9. Alat uji penetrasi aspal,
  10. Alat penguji daktilitas aspal,
  11. Alat pengujian marshall, dll.
  • Ilmu yang anda dapat setelah melakukan praktikum konstruksi jalan raya:

Anda mempelajari cara membuat batu menjadi agregat yang sesuai untuk jalan. Cara mengukur kekesatan permukaan jalan. Cara mengambil sampel perkerasan jalan aspal dan beton. Cara menentukan tingkat kerataan permukaan jalan. Cara mengetahui daya dukung tanah untuk jalan. Cara pengujian material aspal, dsb.

7. Praktikum survey jalan raya

  • Alat-alat yang anda ketahui setelah melakukan praktikum survey jalan raya:

Alat-alat untuk survey jalan raya tidak terlalu spesial, yang spesial adalah pengerjaannya. Dibutuhkan koordinasi yang menyeluruh, tidak hanya dengan teman sekelompok tapi juga dengan kelompok-kelompok lainnya untuk mendapatkan sampel arus lalu lintas yang akurat.

Alat-alat yang digunakan adalah alat standar seperti stopwacth, counter, dan papan jalan.

  • Ilmu yang anda dapat setelah melakukan praktikum survey jalan raya:

Berikut adalah beberapa survey yang anda pelajari dari praktikum ini:

  1. Survey kondisi jalan
  2. Survey arus dan volume kendaraan dengan pengamat diam
  3. Survey simpang 3 tak bersinyal
  4. Survey perhitungan arus lalu lintas
  5. Analisis parkir
  6. Survey arus lalu lintas dengan pengamat bergerak

Tidak hanya ilmu mengenai penghitungan arus lalu lintas harian yang anda peroleh selama mengikuti praktikum ini, akan tetapi anda juga mengetahui tingkah laku para pengendara di jalanan, mengetahui berbagai merek kendaraan yang ada, dan yang penting sekalian cuci mata.

8.Praktikum teknik lingkungan

Di jurusan teknik sipil, praktikum teknik lingkungan tidak terlalu difokuskan, cukup sekedar mengetahui saja. Karena sudah ada jurusan tersendiri untuk teknik lingkungan ini.

Dan dipraktikum ini anda akan mempelajari tipe-tipe pencemaran air dan cara mengetahui kadar pencemarannya.

9. Praktikum hidrolika

Hidrolika juga termasuk salah satu cabang dari penjurusan teknik sipil. Hidrolika berhubungan dengan bangunan air seperti dam, bendungan, bangunan pelimpas, saluran air, talang air, sipon, jembatan air, dll

  • Alat-alat yang anda kenal setelah melakukan praktikum hidrolika:

Di praktikum hidrolika anda mengenal miniatur-miniatur bangunan air.

  • Ilmu yang anda dapat setelah melakukan praktikum hidrolika:

Dipraktikum ini anda mengetahui bagaimana perilaku air jika mengalir melewati bangunan-bangunan air yang anda desain di dunia nyata nantinya.

10. Praktikum Plambing/perpipaan

Kalau soal praktikum plambing, seharusnya anda belajar pada yang lebih ahli yaitu Mario dan Luigi. Mereka berdua adalah tukang ledeng handal yang bekerja menyelamatkan putri yang ditawan oleh siluman naga terbang. ^_^

  • Alat-alat yang anda kenal setelah melakukan praktikum plambing/perpipaan:

Adalah ragum penjepit pipa, kunci pipa, alat pemotong pipa, alat pembuat ulir pipa, dll.

  • Ilmu yang anda dapat setelah melakukan praktikum plambing/perpipaan:

Adalah cara memotong pipa, cara membuat ulir pipa, cara menyambung pipa, mengenal alat-alat sambung pada pipa, dll.

Di atas adalah 10 Macam Praktikum Di Jurusan Teknik Sipil yang Perlu Anda ketahui.

Menurut Anda, mana praktikum yang PALING PENTING? Silakan tulis di kolom komentar!

JANGAN dishare jika tidak bermanfaat dan kunjungi artikel lainnya…

2 thoughts on “10 Macam Praktikum Teknik Sipil, Mana yang paling penting?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s